Showing posts with label World Information. Show all posts
Showing posts with label World Information. Show all posts

Saturday, 10 December 2016

Fakta Anonymous kelompok hacker anti illuminati

Anonymous, Kelompok Hacker Anti-Illuminati

Setelah melakukan 'hacking' situs GoDaddy.com, kini Anonymous meng-hack lebih dari 650 situs Israel . Kita tau Anonymous itu hacker, tapi kita belum tau seluk-beluknya. Oleh karena itu, mari kita bahas apa itu 'Anonymous'.

APA ITU ANONYMOUS??
Anonymous adalah kelompok Aktivis atau "Hacktivis" yang dibentuk pada tahun 2003. Selain itu, Anonymous juga dikenal sebagai Aktivis Anti-Illuminati. Para anggotanya dapat dibedakan di depan publik dengan mengenakan topeng Guy Fawkes atau yang biasa dikenal V for Vendetta.  Pada awalnya, konsep yang digunakan oleh kelompok yang terdiri dari sejumlah komunitas online yang terpencar ini adalah bertindak secara anonimus namun terkoordinasi, dan umumnya memiliki target yang disepakati, serta fokus pada kesenangan semata. Pada tahun 2012, Majalah Time memasukkan nama "Anonymous" sebagai salah satu orang paling berpengaruh di dunia.

KEJADIAN-KEJADIAN YANG BERKAITAN DENGAN ANONYMOUS
Sejak tahun 2008, kelompok Anonymous semakin erat kaitannya dengan aktivitas hacking internasional yang saling bekerjasama, melakukan protes ataupun tindakan lain yang seringkali tujuannya berhubungan dengan mempromosikan kebebasan internet dan kebebasan berpendapat. Yaitu menentang adanya STOP SOPA PIPA (Stop All Piracy Act) Yang membuat agen FBI turun tangan untuk menyisir server-server seperti Megaupload, Filesonic, Mediafire, dsb. Dan seperti yang kita ketahui, sudah ada server yang ditutup.. Berkenaan dengan adanya kebijakan itu, Anonymous marah... Dan mengancam semua pihak yang mendukung ada nya 'stopipa' ini. Sudah banyak yang mendapat ancaman, dan salah satunya yang paling terkenal adalah FACEBOOK, karena dikabarkan FB menyalahgunakan data-data privasi penggunanya, lalu menjualnya ke pihak ke 3 (seperti Intel, pemerintah, dsb).

Tujuan dibentuknya anonymous

Artikel Lengkap Tentang Anonymous


K-Drama Ghost memang sungguh tak biasa. Kemampuannya dalam menunjukkan kehebatan dunia Cyber dan Hacker sungguh membuat aku tertarik. Setelah iseng-iseng menelusuri beberapa informasi tentang Cyber dan Hacker, aku juga tiba-tiba jadi sangat tertarik dengan sekelompok orang yang diklaim sebagai kelompok Hacker terpopuler dan terhebat di dunia saat ini: ANONYMOUS.

Aku selama ini beranggapan bahwa Hacking adalah sejenis aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang yang kurang kerjaan dengan tujuan jahat. Namun sepertinya tidak selamanya demikian. Setidaknya seperti Anonymous, mereka bahkan dijuluki Hacktivist atau aktivis peretas.  Menurut Wikipedia dan beberapa sumber lainnya, Anonymous dibentuk pada tahun 2003. Selain itu, Anonymous juga dikenal sebagai Aktivis Anti-Illuminati. Para anggotanya merahasiakan identitas di depan publik dengan mengenakan topeng Guy Fawkes atau yang biasa dikenal V for Vendetta. Mereka mencuat ke permukaan ketika mempublish rekaman percakapan FBI yang telah mereka sadap. Pada saat itu FBI sedang gencarnya melancarkan SOPA dan PIPA untuk memblock berbagai situs. Mereka juga muncul akibat ditutupnya situs Megaupload. Megaupload adalah situs yang menyediakan filesharing secara gratis, namun ditutup oleh FBI karena dianggap melanggar UU Hak Cipta.Mereka memiliki slogan yang cukup terkenal:

We Are Anonymous
We Are Legion
We Do not Forgive (cencorship)
We Do not Forget (corruption)
Expect us!!

Anonymous adalah kelompok hacker yang sangat terkenal dan memiliki komunitas terbesar di dunia. Kemampuan mereka di bidang hacking seolah tak tertandingi. Mereka dengan mudahnya dapat meretas ratusan situs raksasa yang ada di dunia ini hanya dalam waktu singkat, baik itu situs pemerintahan, perusahaan dan situs-situs penyedia layanan internet lainnya. Mereka memiliki jaringan global yang keanggotannya tersebar di berbagai belahan dunia. Bagaimana pun besarnya aksi yang mereka lakukan dan seberapa hebatnya Cyber Army yang dimiliki oleh pemerintahan sekelas negara Amerika Serikat, namun sangat sulit untuk mengungkap identitas mereka dan menghentikan aksi-aksi mereka. Anonymous sering manggunakan serangan dalam bentuk DDoS (Distributed Denial of Service).

Mungkin sebagian orang akan merasa sangat kesal dan dongkol terhadap aktivitas-aktivitas nakal Anonymous, entah karena merasa terganggu secara langsung atau memang tidak suka karena beranggapan bahwa tindakan mereka tergolong illegal dan kriminal. Namun yang menarikanya adalah, setelah ditelusuri lebih lanjut, Anonymous ada kalanya terlihat sebagai Robin Hood. Why? Situs-situs yang menjadi sasaran serangan kelompok ini adalah situs-situs milik perusahaan Kapitalisme global dan pemerintahan yang dianggap telah melakukan kebijakan dan tindakan yang merugikan pihak lain dan rakyat banyak. Sebagian orang mungkin sudah paham bahwa, tidak sedikit perusahaan-perusahaan dunia yang secara langsung maupun terselubung melakukan eksploitasi dan menjadikan manusia di dunia ini sebagai ‘ladang bisnis’ demi memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya atau demi kepentingan kaum borjuasi, termasuk bisnis penyedia layanan internet. Namun karena kapitalisme merupakan sebuah sistem yang sudah mengglobal, tidak ada yang dapat menghentikan mereka. Meskipun ulah para hacker ini menciptakan kerugian yang tak sedikit bagi perusahaan, siapa peduli (haha XD). Anonymous juga tak jarang meretas situs-situs pemerintahan yang  dianggap melakukan aktivitas dan mengeluarkan kebijakan yang merugikan orang banyak. Terutama pemerintahan yang membatasi kebebasan atau melakukan kontrol yang sangat ketat terhadap aktivitas untuk mengakses internet warga negaranya. Oleh karenanya, beberapa kelompok hacker di dunia, termasuk Anonymous ada kalanya menjadikan aktivitas hacking sebagai bentuk protes terhadap berbagai ketidakadilan sosial, politik, hukum dan ekonomi terhadap pihak-pihak yang sulit—bahkan tidak akan dapat dijerat oleh hukum. Oleh karenanya, sebagian pihak menganggap mereka sebagai pahlawan yag melindungi hak publik.

Berikut adalah bebebrapa aksi terkenal Anonymous:
  • Kelompok ini menjadi tenar di dunia internasional pada 2008 setelah berbulan-bulan kampanye melawan Church of Scientology bernama ‘Project Chanology’. Anonymous menghancurkan situs gereja ini dan membanjiri mesin fax mereka dengan fax hitam. Tak cukup itu, kelompok ini mengkoordinasi metode serangan bernama ‘Google Bombing’ di mana ‘scientology’ ditautkan hal lain seperti ‘bahaya’ dan ‘kultus’ agar hasil pencarian menjadi kacau. Kelompok ini merespon proyek itu dengan membuat ‘Project Chanology’ yang kabarnya merupakan upaya ilmuwan menggunakan internet untuk menyensor informasi salah mengenai praktek mereka.
  • Pada Oktober lalu, Anonymous berhasil melumpuhkan 40 situs pornografi anak ilegal. Anggota kelompok ini menemukan cache situs itu pada 14 Oktober lalu saat menyusuri situs rahasia Hidden Wiki. Pada saat bersamaan, Anonymous menemukan ratusan situs bawah tanah yang tak tampak di mesin pencari. Para peretas ini khususnya menarget situs berbagi file pedofil Lolita City (situs yang memfasilitasi berbagi gambar yang menggambarkan eksploitasi anak-anak muda) dan membocorkan 1.589 nama aktif anggotanya ke publik pada 18 Oktober 2011 lalu. Dalam kampanye ‘Operation Darknet’, kelompok ini juga menguak sisi gelap internet yang disebut ‘darknet’ yang tak bisa diakses pengguna biasa.
  • Pada 11 Agustus 2011 lalu, layanan ponsel pada platform kereta San Fransisco Bay Area Rapid Transit System (BART) lumpuh. Hal ini dilakukan sebagai protes pada kepolisian BART yang menembak penumpang tak bersalah dengan luka fatal. Anonymous kemudian meresponnya dengan serangkaian serangan membobol database konsumen BART yang kemudian mengunggah nama, email, kode pos dan password akun ribuan pengguna MyBART.org. Tak hanya itu, kelompok ini juga membobol kepolisian BART dan mengunggah lusinan nama dan alamat petugas BART.
  • Pada Februari, CEO firma keamanan cyber HBGary Federal Aaron Barr mengaku berhasil menyerang Anonymous dan mengungkap informasi anggotanya. Saat itu, kelompok ini menyerang balik dan menang. Awalnya, para peretas ini membobol situs HBGary Federal dan mencuri 70 ribu pesan dari sistem emailnya serta membuat email itu bisa dicari di web. Email itu sendiri berisi informasi penting mengenai perusahaan itu, termasuk rencana perusahaan menghancurkan WikiLeaks serta membuat kampanye umum dengan informasi salah. Serangan ini sendiri berakhir pada penyelidikan pemerintah di banyak perusahaan yang terkait skandal ini dan memaksa Aaron Barr mengundurkan diri.
  • Anonymous memiliki peran dalam revolusi Arab sejak awal tahun ini. Kelompok ini melakukan serangkaian serangan ‘denial of service’ pada situs pemerintah Mesir, Tunisia dan Iran. Serangan-serangan ini menggunakan software sederhana guna membebani situs dengan trafik berlebih yang akhirnya menghancurkannya. Para peretas juga merilis alamat email dan password pejabat pemerintah Timur Tengah yang melawan Arab Spring ini, termasuk Bahrain, Mesir, Yordania dan Maroko. Pada awal Agustus, Anonymous membobol situs Kementerian Pertahanan Suriah dan memasang gambar bendera pra-Ba’athist yang merupakan simbol gerakan pro-demokrasi yang terjadi di negara itu serta mengirim pesan mendukung pemberontakan Suriah.
  • Kelompok hacker Anonymous mengambil alih situs web Vatikan pada Rabu (7/3/2012), dan mengatakan kelompok itu menargetkan Gereja Katolik yang "korup,". Mereka menganggap lembaga Gereja Katholik Roma korup dan suka mencampuri urusan dalam negeri Italia sehari-hari. Anonymous  mengeluarkan statement: "Serangan ini bukan melawan agama Kristen atau penganutnya di seluruh dunia tetapi melawan Gereja Apostolik Romawi korup."
  •  Pada tanggal 5 November lalu, Anonymos mengadakan pesta hacker yang disebut dengan Guy Fawkes Day dengan melakukan serangan dan deface ke sejumlah website termasuk website pemerintah Australia, ImageShack, PayPal, NBC.com, Ascencion Australia, situs penggemar Lady Gaga (diklaim oleh “Pyknic”), website Saturday Night Live dan banyak lagi. Fokus utama serangan pada hari Senin ini adalah protes anti-surveillance yang dirujukan sistem surveillance atau pengawasan seperti TrapWire dan INDECT. Mereka yakin bahwa sistem pengawasan langsung terhadap privasi dan kebebasan sipil adalah pelanggaran hak asasi manusia.
  •  Bulan April 2012 lalu, Anonymous menolak kebijakan ekstradisi dan kebebasan yang dilakukan pemerintah Inggris, tak lama berselang Mereka meluncurkan saturday’s denial-of-service attacks yang melumpuhkan situs resmi Departemen Dalam Negeri Inggris.
  • Kemudian masih di bulan yang sama, Komunitas hacker Anonymous menyerang situs resmi Formula One (F1). Kabarnya, aksi itu dilakukan sebagai protes terhadap rezim Raja Hamad bin Al Khalifa yang telah melakukan pelanggaran HAM. Kelompok Hacker mengklaim, bahwa masyarakat Bahrain telah berjuang di bawah rezim Raja Hamad bin Al Khalifa yang diduga melakukan pembunuhan, penyiksaan serta penahanan terhadap rakyatnya. “Apabila rezim tersebut masih menolak reformasi, berarti akan terus menggunakan cara brutal dan kejam untuk menindas kelompok yang menginginkan reformasi. Setiap hari terjadi hal yang sangat buruk terkait hak asasi manusia di Bahrain,” tulis penyataan Anonymous. “Untuk alasan ini GP Bahrain harus ditentang. Rezim Al Khalifa berdiri untuk mengambil keuntungan dari balapan dan akan menggunakan peluru tajam apabila ada yang menghalangi persiapan GP Bahrain,” terangnya.
  • Tak cukup sampai disitu, aksi Anonymous pun terus berlanjut kali ini ia menentang kebijakan pemerintah Kanada yang berencana menaikkan biaya kuliah, senada dengan para mahasiswa setempat yang melakukan demonstrasi. Anonymous pun menyasar ajang balap Formula 1 sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah.
  • Mengutip situs Memeburn rilis 17-mar-2011 : Anonymous meluncurkan di Youtube  “Operation Empire State Rebellion” untuk   “break up the global banking cartel centered at the Federal Reserve, International Monetary Fund, Bank of International Settlements and World Bank”. Yang pada intinya untuk melawan kartel bank internasional yang dinilai seenaknya mengendalikan uang demi si kaya dan si empunya kuasa. Sasaran tembak hacktivis tersebut adalah Federal Reserve Amrika, World Bank, IMF. Operasi tersebut menunukkan bahwa mereka (kartel bank) dituding memeras dunia dari perspektif dan kepentingan negeri kecil dan miskin yang terjerat sistem keuangan rente oleh negara Barat yang demen menjajah ekonomi si miskin.
  • Anonymous mengaku telah menumbangkan sedikitnya 485 situs di China. Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kebijakan sensor internet yang belaku di Negeri Panda tersebut. Situs yang ditumbangkan termasuk milik pemerintahan, industri dan lembaga resmi lainnya. Semuanya dilumpuhkan dengan cara yang sama, yakni melakukan deface sembari menyisipkan pesan khusus untuk pemerintah. "Kepada pemerintah Cina, Anda tidak sempurna dan website ini kami retas, besok giliran rezim keji Anda yang akan jatuh," tulis pesan tersebut, seperti dikutip detikINET dari telegraph, Jumat (6/4/2012). China memang dikenal memiliki sensor internet yang cukup ketat disebut The Great Firewall. Sistem ini memiliki 6 metode penyaringan, dan setiap konten yang tidak sesuai akan segera diblokir agar tidak bisa diakses. Selain itu sistem ini juga dirancang untuk memata-matai aktivitas seseorang, sehingga pemerintah bisa melakukan tindak pencegahan jika ada suatu gerakan yang tidak sesuai.
  • Anonymous bahkan juga pernah memperingatkan menkominfo yang kala itu berencana melakukan kontrol secara ketat terhadap jejaring sosial yang ada di Indonesia seperti faceebook, dan twitter.

  • Anonymous Indonesia berhasil meretas situs resmi kampanye pasangan calon Alex-Noerdin ini. Hacker ini menuduh calon gubernur hanya mengumbar janji-janji manis. Hacker ini  juga meminta agar pemilih tidak mencoblos calon DKI 1 yang terbukti gagal menyelesaikan masalah Jakarta.  "Sekarang saatnya Jakarta dipimpin oleh gubernur yang amanah, adil, cerdas, beragama, merakyat, dan punya visi yang jelas dan kepedulian terhadap warga Jakarta. Punya integritas moral yang tinggi, bebas dari segala tuduhan, dan skandal korupsi, kolusi, dan nepotisme," tulis Anonymous Indonesia pada laman Alexnono.com.


Dan aktivitas Anonymous yang terbaru yang membuatku salut berat adalah:
  • Anonymous melancarkan serangan besar-besaran terhadap situs Israel sebagai aksi protes terhadap serangan militer di Gaza. Hampir 700 situs yang berkaitan dengan Israel diklaim telah di-hack.beberapa diantaranya menampilkan gambar dan pesan pro-Palestina. Salah satu situs ada yang halaman depannya diganti dengan gambar seorang pria yang mengenakan keffiyeh Palestina, dengan pesan bertuliskan: "Serangan ini sebagai tanggapan terhadap ketidakadilan terhadap rakyat Palestina". Pada hari Sabtu lalu, Anonymous mengklaim telah menghapus database situs Kementerian Luar Negeri Israel, mashav.mfa.gov.il. Menurut iTnews, situs MFA memang down dan menampilkan error koneksi database. Menanggapi ancaman Israel untuk mengisolasi Jalur Gaza dari internet, Anonymous memberikan paket informasi yang dinamakan "Gaza Care Package", berupa instruksi bagi warga Gaza tentang cara alternatif berkomunikasi jika sambungan internet dan telekomunikasi di sana diputus.

Sebagian besar orang aktif dalam sesi IRC Anonymous (Internet Relay Chat) tidak dalam kegiatan hacker atau kracker, tapi disamping itu beberapa orang sengaja aktif didalamnya. Tidak ada struktur hirarkis, sehingga tidak ada pemimpin dalam Anonymous. Untuk pembentukan kelompok tertentu dan untuk tujuan tertentu individu dapat terlibat dengan anggota yang lain, tapi ini hanya menyangkut masalah ringan saja, tidak untuk berbicara mengenai tujuan khusus Anonymous, seperti membicarakan jumlah konkrit individu yang terlibat dalam sebuah kelompok, selain itu juga untuk memanipulasi data dan mengontrol gerakan dari pengamatan musuh-musuh mereka. Semua orang dapat bergabung dan melihat informasi dan laporan. Jika orang tidak setuju pada tindakan atau ide tertentu, mereka tidak perlu memberi kontribusi, tetapi mungkin akan bergabung dalam operasi berikutnya yg sesuai dengan sikap dan prinsip individu yg bersangkutan. Kelompok ini mampu menyusun organisasi secara solid dan mandiri, bebas dari penagaruh organisasi antagonisnya yaitu “The World-Wide Illuminati” atau konspirasi New World Order, yang didasarkan pada piramida kekuasaan (http://black-zone-indonesia.blogspot.com).

Struktural Dasar Anonymous adalah:
  • Para aktivis tidak mengetahui satu dengan yang lainnya, karena itu mereka "Anonymous"
  • “No Designated Leadership”; Setiap orang bisa memimpin di mana orang lain akan mengikuti.
  • “Open Informations”; Informasi bersifat terbuka
  • “Total Free Will”; setiap individu memutuskan sendiri, “Grass-Roots Democracy”; Semua orang memberikan kontribusi sesuai dengan kepentingan dan kemampuannya.
  • “Distributed Technical Structure”
  • “Only Small Common Agenda”

Struktural Dasar Illuminati adalah:
  • "Hirarki Mata Rantai Komando"
  • Sepenuhnya “Compartimented Structure” dengan cara vertikal dan horizontal; arus informasi diatur dari atas ke bawah (termasuk informasi yang bersifat menipu dan memaniulasi di berbagai tingkat).
  • "Infiltrasi" ke semua organisasi berpengaruh dunia (Perbankan, Pemerintahan Negara-negara berpenggaruh, PBB, Perusahaan, Media Informasi, Militer dan Gereja)
  • Semua informasi orang-orang yang berada di level bawah piramida diketahui oleh mereka yg berada di level atas, tetapi tidak sebaliknya.
  • Kejam, memaksa dengan kekerasan, menciptakan ketergantungan akan uang, menciptakan ketakutan untuk melancarkan agenda mereka
  • Organisasi besar, rahasia dan mempunyai agenda berbahaya (beberapa kata kunci yang telah dicatat yaitu: satu pemerintahan dunia dan agama, rekayasa sosial, manipulasi masyarakat, mengontrol pikiran dan media, penggurangan populasi dunia (Immunisasi, makanan dengan pewarna, perasa, penggawet yg dilegalkan), UFO dan Alien (merancukan, memanipulasi informasi yg terkait), senjata rahasia HAARP, menghalangi penemuan sumber energi alternatif terbarui (bahan bakar hydrogen), okultisme dan Setanisme)


Salah satu pesan Anonymous: Waktunya telah tiba bagi orang-orang di dunia untuk bersatu. Anda tidak dapat menunggu untuk sebuah Revolusi, anda adalah revolusi itu sendiri, kami adalah revolusi, kekuatan kami adalah pada jumlah.

SO, now what do you think? Bagiku, baik buruknya hacker dan aktivitas hacking tergantung pada sudut pandang masing-masing. Sama seperti hal lainnya yang ada di dunia ini, ia akan berguna dan bermanfaat jika ditujukan demi kebaikan dan merupakan tindakan yang buruk apa bila ia dipergunakan untuk tujuan yang buruk pula..

Fakta yang jarang diketahui tentang Anonymous

7 Fakta Tentang Anonymous yang Jarang Diketahui

Selasa 29 Maret 2016, 16:13 WIB
Ilustrasi Anonymous
INDDIT.com - Bagi sebagian orang, kata "Anonymous" mungkin identik dengan kelompok 'pembuat ulah' di dunia maya. Ada juga yang menganggap Anonymous adalah istilah untuk seseorang yang menyembunyikan identitas-nya.
Dua-duanya tidak sepenuhnya salah karena Anon atau Anonymous yang akan kita bahas ini memang banyak diberitakan dan dianggap sebagai jaringan internasional terkait aktivis dan entitas hacktivist yang merugikan, dan mereka menyembunyikan identitasnya.
Anonymous dalam arti jamak adalah kerumunan orang, tepatnya kerumunan samar-samar yang bekerja sama dan melakukan berbagai hal untuk berbagai keperluan dan kepentingan tanpa ingin—dan memang tidak ingin—diketahui atau dikenal.
Jika Anda penasaran tentang Anonymous, Atau anda baru-baru ini menganggap diri anda Adalah Anon, Berikut 7 fakta lainnya tentang kelompok Anonymous yang jarang diketahui dan mungkin harus Anda ketahui.

1.Istilah Anonymous

Nama Anonymous sendiri terinspirasi oleh anonimitas seseorang—yang merahasiakan identitasnya—ketika berselancar di dunia maya.
Tetapi penggunaan istilah Anonymous dalam arti sebuah identitas bersama bisa dikatakan bermula pada tahun 2003, di sebuah forum bernama '4chan', forum yang didedikasikan untuk konten 'acak'.
Konsep entitas Anonymous meluas pada tahun 2004 ketika administrator 4chan mengubah semua pengguna menjadi Anonymous. Gagasan Anonymous sebagai kolektif individu yang tidak disebutkan namanya kemudian menjadi sebuah sub-kultur di Internet.
Dengan keinginan untuk melampiaskan 'ide' menjadi kenyataan, beberapa orang kemudian bergabung melakukan serangkaian aksi 'jahil', dan terutama terfokus pada hiburan, atau "lulz". Inilah orang-orang yang umumnya disebut sebagai Anonymous hari ini.
Anonymous bagaimanapun berkembang. Sebagian ada yang berusaha untuk menghancurkan penindasan, kekuasaan korporasi, dan pemerintahan otoriter baik online dan ofline; Sebagian ada yang tetap bersenang-senang dengan kejahilan.
Usaha-usaha mereka yang cukup mendapat dukungan adalah—termasuk diantaranya—bebas sensor, penindasan ekonomi, ras, dan sosial di dunia maya.
Kelompok ini bahkan pernah menutup 40 situs pornografi Anak pada tahun 2011, dengan tidak lupa memposting detail 1589 user yang sering wara-wiri di situs itu.
Dengan cara mereka sendiri, Anonymous pada akhir tahun lalu telah bergerak untuk memberangus ISIS. Kelompok ini juga dikenal loyal mendukung situs WikiLeaks yang sering membuka hal-hal ajaib seputar politik dan kebijakan pemerintah.

2. Anonymous Tidak Punya Pemimpin

Simbol Anonymous
Simbol kelompok Anonymous adalah manusia tanpa kepala. Tidak ada ketua berarti tidak ada kode etik yang sah atau infrastruktur yang jelas.
Orang dari latar belakang dan filosofis yang berbeda datang dan pergi sesuka mereka, dalam beberapa kasus mungkin hanya berpartisipasi untuk penyebab tunggal sebuah masalah dan kemudian menghilang.
Barret Brown, seorang jurnalis dan 'mantan anggota', menggambarkan Anonymous sebagai rangkaian hubungan pengaruh dan memengaruhi.
Mereka yang secara konsisten dapat menggalang orang lain untuk tujuan dan ide-nya adalah orang-orang yang paling berkuasa, seperti orang-orang yang telah membuktikan dirinya melalui hacking.
Struktur perintah Anonymous juga yang sangat longgar mereka lebih banyak ter-desentralisasi dan beroperasi pada ide-ide yang semakin gemuk daripada satu arahan tunggal yang jelas. Perbedaan pendapat kemudian merupakan fitur biasa dari kelompok ini.
Karena kelompok Anonymous tidak memiliki pimpinan, cukup sulit untuk mengaitkan satu tindakan kelompok yang mengaku Anonymous dengan keanggotaan secara keseluruhan.

3. Siapapun Bisa Bergabung

Jika Anda berpikir untuk bergabung dengan Anonymous, Anda bisa melakukannya. Cara untuk menjadi anggota Anonymous sangat mudah.
Yang harus Anda lakukan adalah cukup menyatakan diri sebagai Anonymous. Bagian yang justru sulit justru adalah tidak diketahui—kebodohan fatal jika seorang mengaku Anonymous tapi dikenali.
Jika Anda ingin bergabung dalam kelompok Anonymous yang lebih besar, tidak akan ada penjaga yang menanyakan kartu keanggotaan. Tetapi Anda harus melakukan privasi maksimal dan membangun hubungan untuk mendapatkan kepercayaan mereka.
Meskipun Anonymous memang memiliki anggota yang baik dan altruistik, jangan lupa bahwa mereka menerima siapa pun. Beberapa orang nyatanya bersedia untuk menggunakan orang lain sebagai 'santapan', sementara bisa saja ada yang menjadi informan polisi.
Tidak ilegal untuk mengklaim afiliasi dengan Anonymous, juga tidak ilegal untuk berhubungan dengan anggota Anon. Tetapi jika Anda menjadi naif saat bergabung dan menyatakan diri bagian kelompok Anonymous, Anda akan berakhir di penjara.

4. Topeng Guy Fawkes

Topeng Guy Fawkes
Guy Fawkes dianggap seorang 'teroris' Katolik Roma abad ke-17. Di tahun 1605 Fawkes adalah bagian dari kelompok yang diplot untuk membunuh Raja James I, Tapi misi ini gagal. Fawkes dengan komplotannya kemudian ditangkap.
Pada 1980-an novelis grafis Alan Moore dan David Lloyd menciptakan komik strip, "V for Vendetta", Tokoh protagonisnya diceritakan berjuang melawan sebuah negara otoriter fasis; Ia berjubah dan memakai topeng yang menyeringai.
Para penulis novel itu sepertinya ingin mengangkat tokokh Fawkes dengan mengubahnya menjadi anti-hero untuk zaman modern.
Novel 'V for Vendetta' kemudian dibuat menjadi film pada tahun 2006, topengnya dibagikan kepada penggemar untuk memperingati rilis film; dan bisa dibeli secara online.
Dua tahun kemudian, pada Januari 2008, Anonymous meluncurkan "Project Chanology". Ini adalah saat Anonymous berubah dari sekelompok 'troll internet' menjadi aktivis politik.
Mereka membanjiri markas Scientology dengan beberapa spanduk dalam protes fisik. Untuk menutupi identitas diri, mereka memakai topeng Guy Fawkes.
Selain untuk menutupi wajah, konon mereka juga terinspirasi oleh adegan terakhir film 'V for Vendetta', di mana kerumunan Guy Fawkeses menonton Gedung Parlemen meledak.

5. Punya Keterampilan Hacking, Tapi Tidak Semua

Anonymous Hacker
Hanya sebagian kecil yang mengaku Anonymous adalah hacker elit dengan keterampilan yang mencengangkan. Mereka bisa mengeksploitasi kelemahan keamanan dalam sebuah sistem, hampir semua sistem.
Tapi apa yang banyak Anon pemula tidak sadar adalah bahwa serangan terhadap sebuah sistem dapat dilacak. Banyak dari mereka juga tidak tahu apa yang mereka lakukan adalah ilegal atau bisa dituntut.
Sejumlah hacker paling terampil dari kelompok Anonymous kemudian membentuk tim eksklusif. Mereka menyebut diri mereka Lulz Security (LulzSec). Pemimpin mereka "Sabu,"dianggap sebagai dewa hacker di lingkaran Anonymous.
Kelompok hacker lainnya yang juga cukup punya nama diantaranya TeaMp0isoN, Tim Web Ninja dan masih banyak lagi.
Pada tahun 2012, Majalah Times bahkan menyebut Anonymous sebagai salah satu dari 100 'orang' yang paling berpengaruh di dunia.

6. Penghianatan

Hector Monsegur
LulzSec menyatakan bosan dengan 'aktivisme ideal', mereka ingin kembali ke akar Anonymous dan 4chan—menyebabkan kekacauan tanpa alasan lain selain untuk mengganggu orang dan tertawa setelahnya.
Tapi mengganggu dengan risiko rendah tidak lagi disenangi Sabu dan krunya, mereka mulai mengutak-atik situs-situs Senat AS, FBI, dan CIA.
Hector Monsegur (sabu) kemudian ditangkap FBI diam-diam pada 7 Juni 2011. Hector kabarnya melakukan apa saja untuk tetap berada di luar penjara. Dia dengan cepat setuju untuk menjadi informan FBI dan membantu menangkap teman-temannya di LulzSec.
Saat berita ini mulai terbongkar—bahwa pemimpin LulzSec adalah informan FBI—Anonymous sempat terguncang hingga ke inti. Tidak ada lagi yang dapat dipercaya ketika mengaku Anonymous. Kelompok ini benar-benar diam, dan menjadi berantakan. beberapa hacker elit memilih untuk pensiun atau pergi ke penjara.

7. Penangkapan dan Persidangan

Sejak 2009, puluhan orang telah ditangkap karena terlibat dalam serangan cyber Anonymous, di negara-negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, Australia, Belanda, Spanyol, dan Turki.
Namun Orang pertama yang dikirim ke penjara untuk berpartisipasi dalam serangan Anonymous DDoS adalah Dmitriy Guzner, seorang Amerika yang berumur sembilan belas tahun.
Dia mengaku bersalah atas "kerusakan yang tidak sah dari komputer yang dilindungi". Pada bulan November 2009 ia dijatuhi hukuman 366 hari di penjara federal AS.
Pada tanggal 13 Juni, 2011 pejabat di Turki menangkap 32 orang yang diduga terlibat dalam serangan DDoS pada situs pemerintah Turki.
Kasus yang cukup menghebohkan dalam kelompok Anonymous adalah tertangkapnya Brian Thomas Mettenbrink yang masih berusia 18. Ia harus berhadapan dengan tuntutan setahun penjara dan harus membayar $ 20.000 sebagai kompensasinya.
Chris Doyon (alias "Komandan X"), salah seorang yang cukup berpengaruh dalam kelompok Anonymous, ditangkap pada September 2011 untuk sejumlah serangan cyber di California.
Pada September 2012, wartawan dan 'anggota' Anonymous, Barrett Brown didakwa dengan 17 pelanggaran, termasuk mempublikasikan sejumlah informasi pribadi dalam kasus Stratfor.
Para militan Anonymous menyebut orang-orang yang telah ditangkap itu sebagai "pejuang kemerdekaan" dan "Robin Hood" versi digital. Sementara pejabat pemerintah telah menggambarkan mereka sebagai "cyber lynch-mob" atau "teroris dunia maya".